Category Archives: 2. Keong Mas

Morfologi Cangkang Keong Mas

Keterangan gambar:

Sutures: setiap ulir pada apex (puncak kerucut)
Columella: sumbu kerucut
Inner lip: bibir dalam
Outer lip: bibir luar
Operculum: penutup cangkang
Tranverse stria: garis cangkang yang menurun atau vertikal
Periostrachal hairs: bulu periostrakum
Spine: Bagian cangkang yang membengkok
Body whorl: gelung terbesar
Umbilicus: ujung columella yang berupa celah yang dalam

Sistem dan fisiologi pencernaan keong mas

Video proses memakan keong mas

Sistem Pencernaan Keong Mas

a. Bagian mulut keong mas

~ Keong mas memiliki gigi radula yang terletak di dalam mulutnya, gigi radula berfungsi untuk mengunyah dan merobek makanan.

~ Mulut keong mas juga dilengkapi sepasang tentakel atau sungut yang berbentuk laterial.

b. Tentakel

~ Tentakel keong mas ada dua pasang:

1/ Tentakel panjang berjumlah satu pasang, berukuran panjang dan terletak didekat mata kiri dan kanan, tentakel panjang berfungsi sebagai alat pemandu atau peraba,tentakel ini dapat dipanjang dan pendekkan sesuai kebutuhan.

2/ Tentakel pendek berjumlah satu pasang, terdapat di dekat mulutnya. Tentakel pendek berhubungan dengan bibir terletak diatas kepala.

Sistem dan fisiologi respirasi keong mas

Sistem respirasi keong mas

Keong mas memiliki dua alat pernafasan yaitu insang dan paru-paru.

Perpaduan antara insang dan paru-paru membuat keong mas mampu bertahan di lingkungan yang memiliki kandungan yang miskin oksigen.

Biasanya kandungan oksigen yang rendah terjadi akibat penguraian bahan organik seperti pembusukan tanaman serta peningkatan suhu.

Dengan adanya paru-paru, keong bisa bertahan pada kondisi nol oksigen.

Keong mas bernapas dengan insang saat oksigen di dalam air banyak, sedangkan pada kondisi ekstrem tanpa oksigen keong akan menggunakan paru-paru untuk bernapas melalui siphon.

Video respirasi keong mas

Morfologi dan Anatomi Keong Mas

Morfologi keong mas

1. Tubuh keong mas

Keong mas tubuhnya terbagi menjadi tiga bagian utama yaitu kepala, kaki dan perut.

Tubuh keong mas bisa terjulur keluar dari dalam cangkang dan bisa masuk kembali ke dalam cangkangnya serta pada bagian mulut dari cangkang akan tertutupi operculum.

2. Cangkang keong

Keong mas memiliki cangkang bulat asimetris berulir dan mengerucut pada bagian dorsal.

Cangkang keong mas berwarna kuning keemasan,kadang ada juga yang coklat kekuningan dan coklat kehitaman (warna cangkang bergantung pada habitat keong mas tersebut).

Ukuran cangkang keong mas memiliki lebar berkisar antara 40-60 mm dan tingginya antara 45-75 mm

Bentuk cangkang keong mas umumnya bulat oval.

3. Operkulum

Cangkang dilengkapi dengan operculum (penutup) yang berwarna senada dengan warna cangkang.

Operkulum berbentuk bulat telur dan selalu tepat ukurannya dengan ukuran mulut cangkang.

Operkulum bagian dalam berwarna lebih terang dari warna operkulum bagian luar.

4. Aperture

Aperture atau bukaan cangkang lebar dan berbentuk oval hingga bulat.

5. Umbilicus

Umbilicus merupakan bagian lekukan antara cangkang bagian badan dengan bagian operkulum.

Bentuk cangkang dapat menentukan jenis keong mas jantan dan keong mas betina

Keong mas jantan memiliki aperture lebih bulat daripada keong betina.

Umbilicus keong mas jantan lebih besar dari keong mas betina.

6. Kaki keong

Kaki keong lebar, berbentuk segitiga dan mengecil pada bagian belakang

Cara menentukan keong mas jantan dan keong mas betina:

1/ Keong mas jantan memiliki apertur yang lebih bulat dibanding keong betina.

2/ Keong mas jantan memiliki umbilicus besar dan dalam.

Anatomi keong mas

a. Bagian mulut keong mas

~ Keong mas memiliki gigi radula yang terletak di dalam mulutnya, gigi radula berfungsi untuk mengunyah dan merobek makanan.

~ Mulut keong mas juga dilengkapi sepasang tentakel atau sungut yang berbentuk laterial.

b. Tentakel

~ Tentakel keong mas ada dua pasang:

1/ Tentakel panjang berjumlah satu pasang, berukuran panjang dan terletak didekat mata kiri dan kanan, tentakel panjang berfungsi sebagai alat pemandu atau peraba,tentakel ini dapat dipanjang dan pendekkan sesuai kebutuhan.

2/ Tentakel pendek berjumlah satu pasang, terdapat di dekat mulutnya. Tentakel pendek berhubungan dengan bibir terletak diatas kepala.

c. Ospharidia

Osphradia merupakan struktur sensor kimia yang terletak di mantel cavity, didepan paru-paru.

Osphradia berfungsi untuk sebagai alat sensor substansi kimia dalam air.

d. Statocyts

Statocyts adalah organ berbentuk mirip gelembung yang berisi statolith (bentuk batu kecil mengandung calsium carbonat).

Statocyst berfungsi sebagai organ penyeimbang dan mampu mendeteksi posisi dan tanah dibawahnya.

Statocyst terletak didalam tubuh keong mas dan tertutupi oleh pedal ganglia.

Embriologi Keong mas

Embriologi Keong mas

Hari ke 0

~ Keong betina mendepositkan telur pada benda keras di atas permukaan air.

Contoh keong depositkan telur

Hari ke 2

~ Telur mulai mengeras,dan kadang transparan (telur keong mengandung gelatin yang berfungsi seperti cangkang untuk melindungi telur keong dari benturan).

contoh telur keong mengeras

Hari ke 4

~ Embrio keong mulai terlihat dari dalam cangkang, seperti melihat titik kecil yang bergerak-gerak memutar.

Berikut prosesnya

Hari ke 5-6

(Harus dibawah mikroskop)
~ Embrio keong mulai memperlihatkan pertumbuhan dan perkembangan organ-organ keong seperti cangkang, kaki,tentakel,mata,mulut,dan juga rektum yang terletak di belakang, rektum akan berkembang menjadi intestines (saluran cerna) .

Hari ke 7

~ Pada embrio keong, cangkang keong saat ini sudah berpindah dari sisi ke kiri.
~ Intestine dari bagian belakang juga sudah pindah ke bagian depan atau daerah dekat mulut.
~ Kaki keong juga tumbuh dan mulai menunjukkan pergerakan kecil.
~ Jantung mulai sempurna

Hari ke 9

~ Telur mulai transparan dan memiliki diameter kira-kira 5 mm.
~ Cangkang dari embrio sekarang tumbuh dari dasar ke atas (mirip posisi piring dengan mangkuk tertutup), yang terletak pada bagian posterior tubuh.
~ Jantung saat ini sudah terbagi menjadi dua bagian yaitu atrium dan ventricle.
~ Mata tidak berkembang (keong tidak dapat melihat), mata terletak di tentakel.
~ Tentakel ini berkembang, dan berfungsi sebagai sensor untuk mendeteksi lingkungan sekitar.
~ Mulut kecil yang memiliki radula atau gigi keong apel untuk mengunyah makanan.
~ Kaki perut berkembang, keong mulai bisa berenang dari cangkang ke permukaan air.
~ Di bagian kepala, terdapat cilia, dan tubuhnya jg dilengkapi sifon di sisi kiri dan insang di sisi kanan tubuh.

Contoh Baby snail

Hari ke 11

~ Keong apel mulai sempurna organ tubuhnya.
~ Tubuhnya sudah memiliki cangkang beserta operkulumnya, memiliki kaki perut, memiliki mulut yang dilengkapi radula, bagian kepala yang memiliki tentakel dan mata yang semu.
~ Di tubuh bagian dalam, di sisi kiri ada sifon dan di sisi kanan ada insang.
~ Perkembangan organ tubuh bagian dalam juga sdh sempurna.

Reproduksi Keong Mas

Reproduksi keong mas

~ Keong mas banyak bereproduksi pada malam hari.
~ Keong mas reproduksi secara seksual.
~ Keong mas gonokhoristik, memiliki jenis kelamin berbeda untuk setiap spesies.

Berikut tahapan reproduksi keong mas

1/ Keong mas menunggu saat malam hari.

2/ Keong mas yang siap kawin,akan mulai naik ke atas permukaan air kira-kira 15 cm dari permukaan air.

3/ Keong mas jantan mulai melekat pada keong apel betina untuk mendepositkan sperma ke keong mas betina.

4/ Proses mating atau kawin memerlukan waktu sekitar 1-3 jam (waktu berbeda untuk setiap spesies)

5/ Proses kawin selesai,ditandai dengan keong jantan melepaskan lekatan dari keong betina.

6/ Keong betina menyimpan sperma di dalam lubang genitalnya.

7/ Keong betina yang sudah siap mendepositkan telur hasil kawin tersebut, mulai naik ke permukaan air kira-kira 5-80 cm (namun,ada juga keong yang mendepositkan telur dibawah air).

8/ Keong betina memilih tempat yang agak keras, kokoh dan agak jauh dari air sebelum mendepositkan telurnya (hal ini bertujuan melindungi telurnya agar bisa mengeras dengan sempurna,sehingga bisa menetas dengan baik).

9/ Proses deposit satu telur baru kira-kira memerlukan waktu 30 detik, dan jumlah telur keong apel rata-rata 100-1000 telur.

10/ Setelah keong betina selesai mendepositkan telurnya (biasanya membutuhkan waktu 1-6jam), keong betina mulai meninggalkan tempat deposit telurnya, dan kembali ke air dan mulai mencari makanan untuk mengisi energinya.

Contoh keong apel dari spesies Pomacea bridgesi mating

Ekologi Keong Mas

Ekologi Keong Mas

Habitat

~ Keong mas banyak hidup di lingkungan air tawar, sawah dan danau.

Makanan

~ Keong mas merupakan hewan herbivora (pemakan tumbuhan)
~ Biasanya banyak memakan padi muda, sayuran hijau, makanan ikan, tumbuhan air atau alga bahkan sampah makanan.
~ Keong mas lebih banyak makan pada musim panas dan musim semi,karena lebih membutuhkan banyak energi untuk menjaga temperatur tubuh tetap stabil.

Air

~ Keong mas bisa hidup dilingkungan yang air yang bersih dan kaya oksigen.
~ Keong mas bagus hidup di air dengan kadar kalsium yang tinggi, hal ini baik untuk perkembangan cangkang keong agar kuat dan tidak mudah retak.
~ Perlu diketahui, keong mas pada saat kondisi ekstrim yaitu air kurang oksigen,keong apel masih bisa bertahan hidup (umumnya dengan tidak banyak bergerak,dengan kondisi operculum yang menutup rapat)

Cahaya

~ Keong mas aktif bergerak pada malam hari.
~ Pada siang hari keong mas banyak bersembunyi di bawah tumbuhan padi,atau di dinding kolam.
~ Keong mas akan mulai makan pada malam hari dan reproduksi juga malam hari.
~ Perilaku deposit telur juga dilakukan oleh keong mas juga pada malam hari.

Temperatur atau suhu

~ Temperatur yang bagus untuk keong mas berada pada kisaran 18-28 derajat celcius.
~ Keong mas lebih aktif jika berada di suhu yang panas atau tinggi.
~ Keong mas sangat lambat bergerak pada suhu dibawah 18 derajat celcius.
~ keong mas biasanya bisa inaktif bahkan bisa mati pada suhu dibawah 18 derajat celcius.