Category Archives: 6. Arthropoda dan Echinodermata

Holothuroidea

Holothuroidea

Notes:
Anggota Kelas Holothoruidea yang terkenal adalah timun laut.

Karakteristik utama, :
1/ Tubuh Holothoruidea
a. Bentuk bulat memanjang dari permukaan oral ke arah permukaan aboral.
b. Pada bagian anterior terdapat mulut yang dilengkapi 10-30 tentakel.
c. Tubuh berbentuk tabung lunak seperti mentimun

2/ Pada permukaan tubuh terdapat kaki ambulakral yang berfungsi sebagai alat gerak dan bernapas.

3/ Sistem pencernaan terdiri dari mulut, esofagus, usus halus yang panjang dan anus.

4/ Sistem pernapasan disebut pohon pernapasan.

5/ Sistem Reproduksi
a. Individu jantan dan betina dapat dibedakan.
b. Fertilisasi terjadi di laut disebut fertilisasi eksternal
c. Telur berkembang menjadi larva auricularia.

6/ Holothoruidea memakan zat organik yang berada di dasar laut atau plankton yang melekat pada zat perekat yang berada di ujung tentakel.

7/ Contoh Holothoruidea:
– Thyone briareus
– Curcumaria sp

Echinoidea

Echinoidea

Notes:
Kelas Echinoidea disebut juga landak laut atau sea urchin.

Karakteristik utama:
1/ Tubuh Echinoidea
a. Berbentuk bulat panjang atau oval.
b. Tubuh tidak memiliki lengan.
c. Permukaan tubuh dilapisi cangkang atau shell.

2/ Tubuhnya memiliki dua permukaan yaitu oral dan aboral.
a. Tubuh seluruhnya ditutupi duri atau spinal bersendi yang dapat digerakkan secara halus.
b. Permukaan tubuh dihubungkan oleh tuberkel.
c. Selain duri, tubuh Echinoidea memiliki 5 buah area ambulakral.
d. Di antara duri atau spina terdapat pedicelaria yang berfungsi menangkap mangsa dan membersihkan tubuh.

3/ Alat sensoris Echinoidea adalah sphaeredia yang terdapat disekitar mulut (peristom).

4/ Sistem pencernaan Echinoidea
a. Mulutnya lebar dan dikelilingi oleh lima buah gigi.
b. Sistem Pencernaan dimulai dari mulut, esofagus, lambung, usus halus, dan anus.
c. Anus terdapat pada permukaan aboral dan di dekatnya terdapat porus genitalis.

5/ Tubuh Echinoidea memiliki siphon yang dilengkapi cilia.

6/ Echinoidea bernapas dengan insang.

7/ Pada permukaan aboral terdapat madreporit.

8/ Sistem saraf melingkari mulut disebut sistem saraf cincin atau sistem saraf melengkung.

9/ Sistem Reproduksi
a. Fertilisasi eksternal atau di dalam air laut.
b. Telur berkembang menjadi larva pluteus yang akan mengalami metamorfosis setelah berumur 5-6 minggu.

10/ Contoh Echinoidea :
– Bulu babi (Strongylocentrotus sp)
– Arbacia sp
– Spatangus sp
– Echinorachnius sp
– Dendrosfer sp

Ophiuroidea

Ophiuroidea

Notes:
Kelas Ophiuroidea mirip dengan kelas Asteroidea pada filum echinodermata ini, yang membedakan bentuk lengannya yang lebih ramping dari bintang laut.

Karakteristik utama:
1/ Hidupnya di laut

2/ Tubuhnya berbentuk cakram bulat kecil.

3/ Bentuk lengannya lebih langsing dan lebih panjang daripada kelas Asteroidea.

4/ Lengannya bersifat lebih rapuh atau mudah patah.
*Lengannya ini berfungsi untuk memasukkan makanan ke dalam mulut.

5/ Sistem pencernaan makanan dan sistem Reproduksi ada di dalam cakram.

6/ Mulut terdapat di permukaan oral.

7/ Ophiuroidea tidak memiliki anus dan sekum.

8/ Madreporit terdapat di permukaan oral.

9/ Berenang dengan menggunakan lengan.

10/ Sistem Reproduksi
a. Memiliki hewan jantan dan betina.
b. Fertilisasi terjadi di laut.
c. Telur akan berkembang menjadi larva pluteus.
*Larva pluteus yaitu larva yang memiliki lengan bersilia yang panjang.
d. Larva pluteus akan bermetamorfosis menjadi bintang ular laut dewasa.

11. Contoh Ophiuroidea :
– Geogocephalus sp (Basket star)
– Acantaster sp (bintang ular laut)
– Ophiotix frugilis

Crinoidea

Crinoidea

Notes :
Kelas Crinoidea dari filum echinodermata disebut sebagai lili laut yang memiliki tubuh seperti bunga dan termasuk ke dalam golongan echinodermata paling primitif.

Karakteristik utama :
1/ Hidup di daerah pantai sampai kedalaman 3.500 meter dibawah permukaan laut.

2/ Tubuhnya (calyx) berbentuk cawan kecil dilengkapi 10 buah lengan saluran analis dan tangkai.
*Fungsi saluran analis dan tangkai untuk menyangga calyx.

3/ Ujung tangkai Crinoidea menempel pada dasar laut dengan bantuan cirri.
Notes
a. Cirri merupakan ujung permukaan aboral dan saluran analis.
b. Lengan merupakan ujung permukaan oral.

4/ Pada setiap tangan atau lengan terdapat parit ambulakral berbaris dengan silia dan tentakel yang menyerupai kaki ambulakral.

5/ Proses memakan Crinoidea dengan menggunakan tentakel.
a. Makanannya adalah plankton dan detritus yang diambil oleh tentakel.
b. Kemudian makanan tersebut dimasukkan oleh cilia ke dalam mulutnya.

6/ Tubuh Crinoidea tidak memiliki madreporit.

7/ Memiliki sistem saraf berupa cincin pusat.
*Dari cincin pusat saraf kemudian menuju masing-masing lengan.

8/ Sistem Reproduksi
a. Telur melekat pada induknya sampai menetas.
b. Fertilisasi terjadi di dalam air dan disebut Fertilisasi eksternal di dalam air.
c. Zigot akan berkembang dan menempel di dasar laut sampai terbentuk individu baru yang lengkap.

9/ Contoh Crinoidea :
– Antendon tenella

Sistem saluran air bintang laut

Sistem saluran air bintang laut

Di dalam rongga tubuh bintang laut terdapat sistem pembuluh air yang diawali dari madreporit, saluran batu, saluran cincin, saluran radial, dan saluran lateral yang berhubungan dengan kaki ambulakral.

a. Sistem saluran air yang berhubungan dengan sisi luar tubuh serta menjalar di dalam tubuhnya
b. Saluran tersebut berhubungan dengan sebagian besar kaki ambulakral.
c. Kaki ambulakral yang berperan untuk mencari makan dan bernapas.
d. Kaki ambulakral itu dapat dijulurkan atau dikerutkan sesuai dengan tekanan air dalam kaki ambulakral.

Asteroidea

Asteroidea (‘Bintang laut)

Karakteristik utama:
1/ Habitat di laut

2/ Bentuk tubuh simetris radial, dengan bentuk larva simetris bilateral.

3/ Tubuhnya memiliki 5 lengan.
a. Pada bagian lengan terdapat kaki ambulakral.
b. Di atas kaki ambulakral terdapat ampula yang berfungsi mengatur aliran air ke dalam kaki ambulakral.
c. Pada bagian ujung lengan terdapat tentakel dan bintik mata yang dapat membedakan terang dan gelap.

4/ Tubuhnya memiliki permukaan oral dan aboral.

5/ Bagian oral
*Terdapat mulut di tengah-tengah permukaan oral.

6/ Bagian aboral
a. Terdapat anus
b. Permukaan aboral ditutupi duri tumpul yang terbuat dari zat kapur.
*Disekeliling duri, di antara papila, terdapat duri kecil yang dinamakan pedicelaria.
c.Pada permukaan aboral, dekat anus, terdapat lubang air yang disebut madreporit.

7/ Di dalam rongga tubuh terdapat sistem pembuluh air yang diawali dari madreporit, saluran batu, saluran cincin, saluran radial, dan saluran lateral yang berhubungan dengan kaki ambulakral.

8/ Sistem pencernaan bintang laut terdiri atas mulut, lambung, piloris dan 5 pasang kelenjar hati (berada di dalam tangan), usus halus dan anus.

9/ Sistem saraf tersusun membentuk cincin di sekitar mulut.

10/ Sistem reproduksi
a. Pada setiap lengan terdapat sepasang gonad yang terletak di dalam rongga tubuh.
b. Pada musim panas, hewan betina menghasilkan telur dan jantan menghasilkan sperma yang disebarkan di laut.
c. Fertilisasi eksternal terjadi di dalam laut.
d. Zigot mengalami perkembangan dari fase blastula ke gastrula kemudian menjadi larva bipinnaria selanjutnya menjadi larva brachiolaria dan akhirnya mengalami metamorfosis menjadi bintang laut muda.

11/ Bintang laut memiliki kemampuan regenerasi yang tinggi.
*Jika lengannya putus, di tempat itu akan tumbuh lengan baru sebagai pengganti yang hilang.

12/ Contoh:
– Asterias forbesi
– Asterias vulgaris
– Pisaster ochraceus

Echinodermata

Echinodermata

Notes:
Echinodermata berasal dari bahasa yunani. Echin yang berarti duri dan derma yang berarti kulit. Jadi, Echinodermata adalah hewan yang kulitnya berduri atau hewan berkulit duri.

Karakteristik utama:
1/ Habitat hewan ini pantai sampai laut kedalaman kira-kira 10.000 m.

2/ Hewan ini hidup bebas, gerakannya lambat dan tidak ada yang hidup parasitik.
*Dan ada yang hidup menempel atau sesil.

3/ Struktur tubuh
a. Bentuk tubuh hewan ini simetris radial

b. Bentuk tubuh tahap larva bentuknya simetris bilateral.
c. Memiliki rangka dalam berupa zat kapur dengan tonjolan duri di permukaan.
d. Tubuhnya memiliki tiga lapisan.
e. Organ tubuhnya bersilia.
f. Tubuhnya tidak memiliki kepala, otak, atau segmen tubuh.

4/ Alat gerak berupa kaki ambulakral.

5/ Lapisan epidermis yang padat menutupi bagian endoskeleton mesodermal tubuhnya.

6/ Sistem pencernaan sangat sederhana dan ada yang tidak memiliki anus.

7/ Sistem peredaran darah belum jelas dan sederhana.

8/ Respirasi dilakukan dengan mengggunakan insang atau papula yang merupakan tonjolan dari rongga tubuh.

9/ Sistem saraf terdiri atas berupa lingkaran atau cincin yang melewati mulut dan saraf radial menuju tangan.

10/ Sistem reproduksi, individu jantan dan individu betina dapat dibedakan.
a. Gonad relatif besar dengan saluran yang sederhana.
b. Ovum jumlahnya banyak dan fertilisasi di dalam laut.
c. Larva berukuran mikroskopis, bercilia, transparan, dan berenang bebas di laut.

Phylum echinodermata dibagi menjadi 5 kelas yaitu Asteroidea, Ophiuroidea, Echinoidea, Holothoroidea, dan Crinoudea.

Myriapoda

Myriapoda

Notes:
Kelas Myriapoda merupakan anggota phylum Arthropoda.

Kelas Myriapoda dibagi menjadi dua ordo yaitu Diplopoda dan Chilopoda.

a. Diplopoda

Ciri utama :
1/ Struktur tubuh diplopoda
a. Berbentuk bulat memanjang.
b. Memiliki banyak segmen.
c. Tubuhnya berwarna mengkilap.
2/ Tubuhnya ditutupi lapisan yang mengandung garam kalsium.
3/ Kepala memiliki dua mata tunggal, sepasang antena pendek, dan sepasang mandibula.
a. Antena, digunakan untuk menunjukkan arah gerak.
b. Kakinya bergerak seperti gelombang sehingga pergerakannya sangat lambat.
4/ Toraks atau dadanya pendek, terdiri atas 4 segmen.
*setiap segmen memiliki sepasang kaki, kecuali segmen pertama.
5/ Memiliki Abdomen panjang tersusun atas 25 sd 100 segmen, bergantung pada spesiesnya.
*setiap segmen abdomen memiliki 2 pasang spirakel, ostia, ganglion saraf dan 2 pasang kaki yang terdiri dari 7 ruas.
6/ Sistem pencernaan tidak lengkap.
*sistem pencernaan disusun oleh suatu saluran lurus dengan 2 atau 3 pasang kelenjar ludah.
7/ Sistem eksresi dengan saluran malpighi yang terletak di daerah ujung abdomen.
8/ Sistem peredaran darah terbuka.
9/ Sistem sarafnya tangga tali atau ganglion.
10/ Alat reproduksinya dinamakan gonopod, berada pada segmen ke-7.
*Fertilisasi terjadi secara internal dan telur memiliki cadangan makanan yang banyak.
11/ Kebiasaan hewan betina Diplopoda membuat sarang untuk menyimpan telur.
12/ Hewan Diplopoda hidup di tempat gelap yang lembab, contohnya di bawah batu, daun-daunan, yang terlindung dari sinar matahari.
13/ Makanan ordo Diplopoda adalah sisa tumbuhan atau hewan yang telah mengalami pembusukan.
14/ Sistem pertahanan diri dari predator ada dua cara yaitu :
a. Menggulung tubuhnya seperti benda mati.
b. Menyemprotkan cairan yang mengandung sianida dan iodium, contohnya keluwing (Spidobolus sp).
15/ Contohnya Spidobolus sp, yang dikenal dengan nama keluwing atau kaki seribu.

b. Chilopoda

Ciri utama:
1/ Hidup di tempat lembab, dibawah timbunan sampah atau dedaunan yang membusuk.
2/ Reproduksi secara seksual dengan Fertilisasi terjadi secara internal.
3/ Tubuh Chilopoda berbentuk pipih dan berbuku-buku.
4/ Pada bagian kepala terdapat antena yang beruas-ruas.
5/ Alat respirasinya trakea yang bercabang-cabang ke seluruh bagian tubuhnya.
6/ Pada setiap segmen tubuhnya terdapat sepasang kaki
7/ Bentuk pertahanan dirinya dengan menaklukkan mangsanya dengan racun yang berasal dari kaki pertamanya yang disebut cakar racun.
8.Contohnya:
Lipan