Category Archives: Animalia

Pengantar Clade Deuterostomia

Pengantar Clade Deuterostomia

Deuterostomia adalah subtaxon animalia cabang Bilateria dari subkingdom Eumetazoa.

Deuterostomia juga memiliki perbedaan nasib blastoporinya, pada perkembangan embrionik deuterostoma, lubang pertama (blastopore) menjadi anus, sedangkan pada perkembangan protostoma, lubang pertama menjadi mulut.

Dewasa ini anggota Clade Deuterostomia ada tiga filum yaitu Hemichordhata, Chordata, dan Echinodermata.

Pengantar Clade Ecdysozoa

Pengantar Clade Ecdysozoa

Karakteristik yang paling menonjol dimiliki oleh Clade Ecdysozoa adalah kutikula tiga lapis.

Kutikula tiga lapis ini terdiri dari bahan organik, yang secara berkala saat hewan tumbuh.

Proses ganti kulit ini disebut ekdisis, dan nama Ecdysozoa berasal dari proses tersebut.

Clade Ecdysozoa tidak memiliki silia pergerakan (lokomosi), selain itu clade ini menghasilkan sebagian besar sperma amoeboid, dan embrio mereka tidak mengalami pembelahan spiral seperti pada sebagian besar protostoma lainnya.

Di luar dugaan, kelompok tersebut memperlihatkan gigi sclerotized di dalam foregut, dan cincin duri di sekitar mulut, meskipun fitur-fitur ini telah hilang secara sekunder pada kelompok-kelompok tertentu.

Saat ini anggota Clade Ecdysozoa ada enam filum yaitu Loricifera, Priapula, Onychophora, Nematoda, Tardigrada dan Arthropoda.

Pengantar Clade Lophotrochozoa

Pengantar Clade Lophotrochozoa

Clade Lophotrochozoa memiliki dua karakteristik berbeda dari hewan lainnya.

Karakteristiknya:
-Struktur makan lofofor, yang merupakan mahkota tentakel bersilia yang mengelilingi mulut

-Memiliki tahap perkembangan larva trochophore.

Sebagai catatan:
Kedua ciri tersebut mungkin tidak dimiliki sekaligus oleh anggota Clade Lophotrochozoa.

Misalnya Anggota Clade Lophophorata seperti Brachiozoa dan Bryozoa hanya memiliki lophophores.

Sementara anggota Trochozoa seperti moluska dan annelida hanya memiliki tahap perkembangan larva trochophores.