Category Archives: Bahasa Inggris

Conditional sentence (kalimat pengandaian)

Conditional sentence (kalimat pengandaian)

Conditional sentence atau kalimat pengandaian ini dibentuk dengan menggunakan dependent clause (if clause) dan independent clause (main clause), serta dependent marker word (if).

Berikut pola Conditional sentence :

Bentuk Inversi (susun balik, untuk type II dan III)

Perhatikan pola berikut:
– if I were menjadi were I
– if I had gone menjadi Had I gone

Contoh
Conditional sentence type I
– If I am elected as the president, I will rebuild our nation.
Fakta
– It is possible that I am selected as the president

Conditional sentence type II
– If I were the president, I would rebuild our nation.
Inversion
– Were I the president, I would rebuild our nation
Fakta
– I am not the president

Conditional sentence type III
– If I had been the president, I would’ve rebuilt our nation.
Inversion
– Had I been the president, I would’ve rebuilt our nation
Fakta
– I was not the president

Dependent and Independent Sentences

Dependent and Independent Sentences

Clause ialah sekumpulan kata yang terdiri dari (minimal) subjek dan predikat, dan berpotensi menjadi kalimat lengkap.

Independent clause ialah sekumpulan kata yang terdapat (minimal) subjek dan predikat, dan dapat berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap.

Dependent clause ialah sekumpulan kata yang terdiri (minimal) dari subjek dan predikat yang belum memiliki makna yang sempurna, sehingga tidak bisa berdiri sendiri.

Notes:
*Dependent clause bergantung pada independent clause.

Dependent marker word ialah kata yang ditambahkam pada awal independent clause untuk membentuk sebuah dependent clause.

Contoh dependent maker:
1/ after
2/ although
3/ as
4/ as if
5/ because
6/ before
7/ even if
8/ even though
9/ if
10/ in
11/ in order to
12/ since
13/ though
14/ unless
15/ until
16/ whatever
17/ when
18/ whenever
19/ whether
20/ while

Active and passive sentences

Active and passive sentences

Active and passive sentences adalah kalimat aktif dan kalimat pasif.

A. Active sentences

Active sentences adalah kalimat aktif, kalimat aktif menekankan pada subjek yang melakukan tindakan atau kegiatan tertentu.

Contoh kalimat aktif:
1/ I take my sister to hospital.
(Aku membawa saudara perempuanku ke rumah sakit.)
2/ I give a flower to my mom.
(Aku memberikan setangkai bunga untuk ibuku.)

Lihat contoh di atas, kedua kalimat ini merupakan kalimat aktif.

Kalimat ini berfokus pada subjek I yang melakukan tindakan atau kegiatan tertentu (take=membawa)

B. Passive sentences

Passive sentences adalah kalimat pasif, kalimat ini memperlihatkan objek yang tengah dikenai tindakan atau kegiatan tertentu dari subjek tersebut.

Contoh kalimat pasif:
1/ My sister is taken by me to the hospital.
(Saudara perempuanku dibawa olehku ke rumah sakit.)
2/ A flower is given by me for my mom.
(Setangkai bunga diberi olehku untuk ibuku.)

Proses pengubahan kalimat aktif menjadi kalimat pasif.

Contoh kalimat aktif:
* I take my sister to hospital.
(Aku membawa saudara perempuanku ke rumah sakit.)

Contoh kalimat pasif:
* My sister is taken by me to the hospital.
(Saudara perempuanku dibawa olehku ke rumah sakit.)

Lihat contoh diatas
1/ Lihat bentuk waktu atau tense, yang digunakan dalam kalimat aktifnya.
*kalimat di atas berbentuk simple present tense.
2/ Kemudian ubah kalimat aktif tersebut menjadi kalimat pasif, objek dari kalimat tersebut dipindahkan ke awal kalimat atau dipertukarkan dengan posisi subjek yang sebelumnya memang ada di awal kalimat.
3/ Selanjutnya, objek tersebut diberi to be dan ditambahkan kata kerja bentuk ketiga (verb 3) dari kata kerja yang ada di dalam kalimat aktif tersebut.

Notes:
Acuan di atas berlaku untuk kalimat negatif dan kalimat tanya.

Contoh kalimat negatif dalam bentuk aktif dan pasif

Kalimat negatif aktif
– I do not take my sister to the hospital.
(Aku tidak membawa kakak perempuanku ke rumah sakit.)

Kalimat negatif pasif
– My sister is not taken by me to the hospital
(Saudara perempuanku tidak dibawa olehku ke rumah sakit.)

Contoh kalimat tanya aktif dan pasif

Kalimat tanya aktif
– Do you take my sister to my hospital ?
(Apakah kamu membawa saudara perempuanmu ke rumah sakit?)

Kalimat tanya pasif
– Is your sister taken by you to the hospital?
(Apakah saudara perempuanmu dibawa olehmu ke rumah sakit?)

Direct and indirect speech

Direct and indirect speech

Direct speech and indirect speech adalah kalimat langsung dan kalimat tidak langsung.

A. Direct speech

Direct speech adalah kalimat langsung, yang biasanya dipergunakan dalam percakapan atau dialog antar subjek pembicara.

Contoh:
1/ She said, “I love to be your friend”.
(Dia dulu berkata, “aku senang menjadi temanmu”)

2/ She said,” I hate her very much.”
(Dia dulu berkata,”aku sangat membencinya”).

Ciri direct speech:
1/ Ada tanda baca koma (,)
2/ Ada tanda kutip ganda (“…”)

B. Indirect speech

Indirect speech adalah laporan dari kalimat langsung yang dibicarakan oleh para subjek.

Contoh:
1/ She said that she had loved to her friend.
(Dia berkata bahwa dia senang menjadi temannya)

2/ She said that she hated her very much.
(Dia dulu berkata bahwa dia sangat membencinya).

Ciri indirect speech:
1/ Tidak ada tanda baca koma (,)
2/ Tidak ada tanda kutip ganda (“…”)

Proses perubahan dari direct speech menuju indirect speech

Contoh:
Direct speech:
She said, “I love her very much.”

Indirect speech:
She said that she loved her very much.

Berikut proses pengubahan direct ke indirect speech :
1/ Tanda baca koma (,) dihilangkan.
2/ Tanda kutip ganda (“…”) dihilangkan.
3/ Kata *that (bahwa) setelah *say (berkata) atau *tell (bercerita) dapat dihilangkan dan tidak akan mempengaruhi makna atau konteks kalimat.
4/ Gunakan kembali kata *that (bahwa), setelah kata *complain (mengeluh), *explain (menjelaskan), *object (berkeberatan), *point-out (menunjukkan), protest (memprotes), dll.
5/ Ubahlah bentuk waktu atau tenses.
Acuannya:
a. Direct speech berbentuk simple past tense pada indirect speech diubah menjadi past perfect tense.
b. Direct speech berbentuk simple present tense, present perfect tense, dan simple future tense, pada indirect speech tidak diubah menjadi bentuk lampau dan aturan ini tidak berlaku untuk kalimat tanya serta kalimat perintah.
6/ Kata ganti atau pronouns direct speech diubah ke indirect speech.
*contoh:
Direct speech:
She said, “I love her very much.”

Indirect speech:
She said that she loved her very much.

Dari kalimat di atas, direct speech yang berada di dalam tanda kutip ganda menunjukkan subjeknya adalah I.

Maka, dalam indirect speech subjek diubah dari I menjadi she (subjek dalam kalimat pengganti her) dan I (objek kepunyaan dalam kalimat pengganfi my)

Notes:
Pronouns atau kata ganti yang digunakan hanya kata ganti yang berada sebelum kalimat dalam tanda kutip ganda (“…”)

Past future perfect continuous tense

4/ Past future perfect continuous tense

a/ Past future perfect continuous tense adalah bentuk waktu yang menjelaskan tentang tindakan atau kegiatan yang dimulai pada waktu yang sudah tidak diketahui, serta masih berlangsung atau dilanjutkan hingga masa yang akan datang.

b/ Pola kalimat Past future perfect continuous tense

(+)
1/ Seluruh subjek + would + have + been + Verb 1 + (-ing)
2/ (I, we) + should + have + been + Verb 1 + (-ing)

(-)
1/ Seluruh subjek + would + not + have + been + verb 1 + (-ing)
2/ (I, we) + should + not + have + been + verb 1 + (-ing)

(?)
1/ Would + seluruh subjek + have + been + verb 1 + (-ing)?
2/ Should + (I, we) + have + been + Verb1 + (-ing) ?

Contoh:
1/ I would have been staying there.
(Aku akan telah tinggal disana).
2/ She would have been seeing the miracle.
(Dia akan telah melihat keajaiban itu)
3/ She would have been using the most expensive bag.
(Dia akan telah menggunakan tas termahal itu).

Past future perfect tense

3/ Past future perfect tense

Past future perfect tense merupakan bentuk waktu yang mengacu pada tindakan atau kegiatan tertentu yang diandaikan dan tidak mungkin terjadi karena persyaratan yang diajukan sudah pasti tidak dapat dipenuhi.

b/ Past future perfect tense merupakan bentuk angan-angan atau bayangan saja tentang apa yang mungkin telah terjadi pada masa lampau.

c. Pola kalimat Past future perfect tense

(+)
1/ Seluruh subjek + would + have + Verb 3
2/ (I, we) + should + have + Verb 3

(-)
1/ Seluruh subjek + would + have + not + verb 3
2/ (I, we) + should + have + not + Verb 3

(?)
1/ Would + seluruh subjek + have + verb3 ?
2/ Should + (I, we) + have + Verb 3 ?

*seluruh subjek = I, you, we, they, she, he, it.

Contoh:
1/ They would have done the experiment if they had started it early.
(Mereka akan telah menyelesaikan percobaan itu bila mereka telah memulai lebih cepat).
2/ I would have been in France if I had gotten the money.
( Aku akan telah berada di France jika aku telah mendapatkan uang tersebut).

Past Future Continuous Tense

2/ Past Future Continuous Tense

Past Future Continuous Tense adalah bentuk waktu yang mempresentasikan subjek yang melakukan tindakan atau kegiatan yang akan tengah berlangsung pada waktu lampau.

a/ Past Future Continuous Tense ini digunakan untuk melaporkan tindakan atau kegiatan yang dilakukan oleh subjek yang sebenarnya mengacu pada bentuk future continuous tense.

b/ Pola kalimat Past Future Continuous Tense

(+)
1/ Seluruh subjek + would + be + verb1 + (-ing)
2/ (I,we) + should + be + Verb 1 + (-ing)

(-)
1/ Seluruh subjek + would + not + be + Verb1 + (-ing)
2/ (I, we) + should + not + be + Verb 1 + (-ing)

(?)
1/ Would + seluruh subjek + be + Verb 1 + (-ing) ?
2/ Should + ( I, we) + be + Verb 1 + (-ing) ?

*seluruh subjek = I, you, we, they, she, he, it

Contoh:
1/ We should be dancing on the stage at this time.
(Kami akan tengah menari di atas panggung saat ini).
2/ They should be going here.
(Mereka akan tengah pergi kesini).
3/ Will you be watching movie with me, or is Doni going with you ?
(Apakah kamu akan menonton film denganku atau Doni pergi denganmu?)
4/ Will you be living by yourself, or is your friend staying with you ?
(Apakah kamu akan tinggal sendiri atau temanmu tinggal bersamamu ?)
5/ At that time, I thought I would be watching the movie with you, but Dandi said he wanted to go with me.
(Saat itu, aku pikir aku akan menonton film tersebut denganmu, tapi Dandi berkata bahwa dia ingin pergi bersamaku.)

Simple past future tense

Past Future Tense

Past Future Tense merupakan bentuk waktu yang memperlihatkan tindakan atau kegiatan yang akan dilakukan pada masa lalu dan akan melihat hasilnya pada masa yang akan datang.

Past Future Tense terdiri dari simple past future tense, past future continuous tense, past future perfect tense, dan past future perfect continuous tense.

1/ Simple past future tense merupakan bentuk yang memperlihatkan tindakan atau kegiatan yang akan dilakukan pada masa lampau.

a/ Simple past future tense digunakan untuk menyatakan bahwa tindakan atau kegiatan tersebut hanya akan dilaksanakan bila persyaratan tertentu dipenuhi.

b/ Simple past future tense sering dipergunakan dalam kalimat-kalimat yang melaporkan kondisi atau keadaan tertentu yang akan terjadi pada masa yang akan datang.

c/ Pola kalimat Simple past future tense

(+) Seluruh subjek + would + Verb 1

(-)
1/ (I, we) + should + Verb 1
2/ Seluruh subjek + Would + not + Verb 1

(?)
1/ (I, we) + should + not + Verb 1 ?
2/ Would + seluruh subjek + Verb 1 ?
3/ Should + (I, we) + Verb 1 ?

*Seluruh subjek = I, you, we, they, she, he, it

Contoh:
1/ She would catch the truth in the previous day.
(Dia akan mengetahui kebenarannya satu hari sebelumnya).
2/ I would find the lost ring that day.
(Aku akan menemukan cincin yang hilang tersebut hari itu).
3/ I should go to your office when I am in Jogja.
(Aku akan pergi ke kantormu ketika aku berada di Jogja).
4/ I will going to England because I have got free voucher to travel.
(Aku akan pergo ke Inggris karena aku mendapatkan voucher gratis untuk bepergian).
5/ Linda decided that she would go to Alaska this holiday.
(Linda memutuskan bahwa dia akan pergi ke Alaska selama liburan ini).